إن النور إذا دخل القلب إنشرح له وانفسح , قيل : فهل لذلك علامة ؟ قال عليه الصلاة والسلام : التجافى عن دار الغرور والإنابة إلى
دار الخلود والإستعداد للموت قبل نزوله
Artinya: “Sesungguhnya cahaya jika masuk kedalam hati, ia menjadi lapang dan luas, beliau ditanya: “Apakah hal itu mempunyai tanda-tanda?” Beliau Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam menjawab: “Menjauhi tempat yang penuh tipuan (dunia), bersandar ke tempat yang abadi (akhirat), dan bersiap-siap menghadapi kematian sebelum datangnya.”
Dan Allah SWT mewahyukan kepada Musa as: “Wahai Musa, jika Aku mencintai seorang hamba-Ku, maka Aku menjauhkan dunia darinya, beginilah Aku perlakukan para kekasih-Ku, wahai Musa, jika engkau melihat kekayaan datang mendekat, maka katakanlah: “Inilah dosa yang disegerakan hukumannya, dan apabila engkau melihat kefakiran datang, maka katakanlah: “Selamat datang kepada tanda-tanda orang shaleh.”
Dan Allah SWT lelah mewahyukan kepada Dawud as: “Wahai Dawud, barangsiapa yang mengutamakan kenikmatan duniawinya daripada kelezatan akhiratnya, berarti ia telah bergantung pada tali yang tidak terikat, dan barangsiapa yang mengutamakan kesenangan akhiratnya daripada kenikmatan dunianya berarti ia telah bergantung pada tali yang kuat yang tidak akan terputus.”
Allah SWT juga mewahyukan kepada Isa as: “Wahai Isa, sampaikanlah kepada Bani Israil agar mereka mengingat dariku dua kalimat : “Katakanlah pada mereka agar mereka rela dengan sedikit dari harta demi keselamatan agama mereka, sebagaimana pecinta dunia rela dengan sedikitnya agama untuk keselamatan dunia mereka.”
Menuju akhirat dengan bekal Taqwa
Risalatul Mudzakarah imam haddad
MENUJU AKHIRAT DENGAN BEKAL TAQWA
Didalam salah satu kitab yang diturunkan Allah SWT disebutkan: “Hukuman Paling ringan yang Aku berikan pada orang alim apabila ia telah bergantung pada dunia. Aku keluarkan rasa manisnya bermunajat kepada-Ku dari hatinya,” para wali-Ku dan janganlah engkau bersikap manis kepada mereka, niscaya engkau akan memfitnah mereka
Risalatul Mudzakarah
Imam Abdullah Al-Haddad Ra
Sumber
Tidak ada komentar:
Posting Komentar